ARII Cari Investor Strategis, 375 Juta Saham Baru Disiapkan

ARII Cari Investor Strategis, 375 Juta Saham Baru Disiapkan
PT Atlas Resources Tbk. (ARII) berencana melakukan penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak-banyaknya 375 juta saham.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Atlas Resources Tbk. (ARII) berencana melakukan penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak-banyaknya 375 juta saham. Aksi korporasi tersebut ditujukan untuk mendanai pembangunan infrastruktur jalan milik PT Musi Mitra Jaya (MMJ), entitas anak perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan pada 13 Oktober 2026, ARII akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 20 November 2026.

Dalam rencana tersebut, ARII akan menerbitkan maksimal 375 juta saham dengan nilai nominal Rp200 per saham, atau sebanyak-banyaknya 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Saham baru tersebut akan ditawarkan kepada investor strategis.

Dengan demikian, nilai nominal penerbitan saham baru tersebut mencapai maksimal Rp75 miliar. Adapun harga pelaksanaan akan ditetapkan oleh Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris, dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Perseroan menyampaikan bahwa seluruh dana yang diperoleh dari PMTHMETD, setelah dikurangi biaya transaksi, akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur jalan milik MMJ. Dana tersebut akan disalurkan ARII kepada entitas anaknya.

Apabila dana hasil penerbitan saham tidak mencukupi kebutuhan pembangunan jalan, perseroan akan menutup kekurangannya menggunakan kas internal dan/atau sumber pendanaan lainnya.

ARII juga mengungkapkan bahwa penyaluran dana kepada MMJ termasuk transaksi afiliasi karena kepemilikan saham perseroan pada entitas tersebut melalui entitas anak kurang dari 99%. Oleh karena itu, perseroan akan memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk menggunakan penilai independen untuk memberikan pendapat kewajaran transaksi serta menyampaikan keterbukaan informasi dan dokumen pendukung kepada OJK.

Perseroan menyatakan transaksi tersebut tidak mengandung benturan kepentingan. PT PLN EPI Investasi, selaku pemegang saham MMJ selain entitas anak ARII, disebut tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, pemegang saham utama, maupun pengendali perseroan.

Dari sisi permodalan, nilai nominal modal ditempatkan dan disetor penuh ARII saat ini tercatat Rp750 miliar. Setelah pelaksanaan PMTHMETD, jumlah tersebut diproyeksikan meningkat menjadi maksimal Rp825 miliar.

Selain agenda PMTHMETD, RUPSLB pada 20 November 2026 juga akan meminta persetujuan pemegang saham atas rencana penjaminan kekayaan perseroan berupa instrumen penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan nilai lebih dari 50% kekayaan bersih perseroan.

RUPSLB dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB di Jl. Kemang Raya No. 43, Jakarta Selatan. Pelaksanaan PMTHMETD masih bergantung pada persetujuan pemegang saham serta pemenuhan ketentuan yang berlaku.