EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

BEI Soroti Saham NICL yang Rontok 81%, Ini Jawaban Manajemen

Oleh Komarudin 21 Oct 2026 10:46 2 menit baca

EmitenTrust.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mempertanyakan manajemen PT PAM Mineral Tbk (NICL) terkait volatilitas transaksi saham NICL yang terus tertekan hingga merosot 81,08% sepanjang 2026. 

Tekanan terhadap saham emiten pertambangan nikel tersebut tercermin dari penurunan harga dalam berbagai periode perdagangan. Dalam sepekan, saham NICL tercatat ambles 26,4%, sedangkan dalam sebulan terakhir turun 41,5%. Dalam enam bulan, saham ini telah terkoreksi 71%. 

Secara tahunan, saham NICL merosot 81,08% dari harga Rp1.385 pada 2 Januari 2026. Bahkan pada perdagangan Rabu (21/10/2026), saham NICL kembali melemah 2,96%.

Menanggapi volatilitas transaksi tersebut, Corporate Secretary PAM Mineral, Febria Alfinda Nasution, menegaskan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik, serta menyatakan belum memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat.

" Hingga saat ini tidak terdapat informasi, fakta, atau kejadian material yang belum disampaikan kepada publik dan berpotensi memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perseroan," jelas Febria dalam menjawab permintaan penjelasan BEI pada Rabu (21/10).

PAM Mineral juga mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai pelaporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka.

Selain itu, perseroan menegaskan belum memiliki rencana tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk aksi yang dapat berdampak terhadap pencatatan saham di bursa setidaknya dalam tiga bulan mendatang.

Terkait rencana pemegang saham utama, manajemen menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, belum terdapat rencana terkait kepemilikan sahamnya di NICL.

Perseroan memastikan seluruh informasi atau kejadian penting yang bersifat material telah diungkapkan kepada publik. Manajemen juga menyatakan akan menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik dan otoritas pasar modal apabila terdapat fakta material baru sesuai ketentuan yang berlaku.

Topik terkait
NICL Bursa Efek Indonesia (BEI) PT PAM Mineral Tbk (NICL) volatilitas transaksi saham NICL sepanjang 2026