HRTA Bidik Dana Segar Lewat Private Placement 460,5 Juta Saham
EmitenTrust.com - PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) berencana melakukan penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak-banyaknya 460,52 juta saham. Aksi korporasi tersebut setara dengan maksimal 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan, dengan dana hasil penerbitan saham baru akan digunakan untuk membeli bahan baku emas.
Dalam keterbukaan informasi, Hartadinata Abadi menyampaikan bahwa rencana PMTHMETD tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham independen melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Independen yang dijadwalkan pada Jumat, 16 Oktober 2026 di Bandung.
Perseroan menetapkan nilai nominal saham baru sebesar Rp100 per saham. Sementara itu, harga pelaksanaan akan mengikuti ketentuan pasar modal, yakni paling sedikit 90% dari rata-rata harga penutupan saham HRTA selama 25 hari bursa berturut-turut di pasar reguler sebelum tanggal permohonan pencatatan saham tambahan.
HRTA menyatakan bahwa rencana penambahan modal ini ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan fleksibilitas keuangan. Penguatan modal diharapkan dapat menjaga stabilitas keuangan, meningkatkan kapasitas pendanaan, serta mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Seluruh dana yang diperoleh dari pelaksanaan PMTHMETD akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja, khususnya pembelian bahan baku emas dalam bentuk butiran (granule) atau batangan (bar).
Bahan baku tersebut akan dibeli dari pihak yang tidak terafiliasi dengan perseroan dan tercatat dalam database MinerbaOne, platform digital terpadu yang dikembangkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk pengaturan dan pengawasan sektor pertambangan mineral dan batu bara. Bahan baku emas tersebut selanjutnya akan diolah menjadi produk perseroan.
Tambahan modal kerja ini diharapkan dapat membantu HRTA menjaga ketersediaan bahan baku, memperlancar kegiatan operasional, serta menunjang keberlangsungan dan pengembangan usaha.
Jumlah Saham HRTA Berpotensi Naik Menjadi 5,06 Miliar
Apabila seluruh saham baru diterbitkan dan diserap investor setelah memperoleh persetujuan pemegang saham independen, jumlah saham HRTA akan meningkat dari 4.605.262.400 saham menjadi maksimal 5.065.788.640 saham.
Perseroan menyebutkan bahwa PMTHMETD dapat dilaksanakan sekaligus atau secara bertahap dalam jangka waktu dua tahun sejak tanggal persetujuan RUPS Independen pada 16 Oktober 2026.
Pelaksanaan aksi korporasi tetap akan mengikuti anggaran dasar perseroan dan ketentuan pasar modal yang berlaku, termasuk POJK Nomor 14 Tahun 2019 serta Peraturan BEI Nomor I-A.