MCOL Cetak Laba Melonjak 56,9% hingga September 2026
EmitenTrust.com - PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$56,17 juta hingga 30 September 2026, meningkat 56,94% dibandingkan US$35,79 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim yang tidak diaudit, pertumbuhan laba tersebut ditopang kenaikan pendapatan usaha sebesar 11,34% menjadi US$542,21 juta, dibandingkan US$486,99 juta pada periode Januari-September 2025.
Seiring pertumbuhan pendapatan, beban pokok pendapatan MCOL naik menjadi US$425,56 juta dari US$394,62 juta. Meski demikian, laba kotor perseroan meningkat 26,29% menjadi US$116,64 juta, dibandingkan US$92,36 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi operasional, beban penjualan tercatat US$19,91 juta, naik tipis dibandingkan US$19,17 juta. Sebaliknya, beban umum dan administrasi berhasil ditekan menjadi US$19,51 juta dari US$24,51 juta.
Perseroan juga mencatat penurunan biaya keuangan menjadi US$3,44 juta dari US$4,69 juta. Sementara itu, pendapatan keuangan turun menjadi US$3,54 juta, dibandingkan US$4,86 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Setelah memperhitungkan berbagai komponen pendapatan dan beban, laba sebelum pajak final dan pajak penghasilan mencapai US$76,62 juta, meningkat dibandingkan US$51,74 juta pada periode sebelumnya. Laba sebelum pajak penghasilan juga naik menjadi US$76,42 juta dari US$51,52 juta.
Kinerja tersebut turut mendorong laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi US$0,01580, dibandingkan US$0,01007 pada periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi neraca, total aset MCOL per 30 September 2026 tercatat US$782,76 juta, meningkat 7,35% dibandingkan US$729,20 juta pada 31 Desember 2025.
Total liabilitas juga naik menjadi US$163,30 juta dari US$139,54 juta, atau meningkat sekitar 17,03%.