PEFINDO Pangkas Peringkat Danareksa, Ini Sebabnya
EmitenTrust.com - Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menurunkan peringkat PT Danareksa (Persero) beserta obligasi yang masih beredar menjadi idA+ dari sebelumnya idAA. Meski peringkat turun, prospek peringkat perusahaan tetap berada pada level stabil.
PEFINDO menyebut penurunan peringkat tersebut mencerminkan berkurangnya penilaian atas kemungkinan dukungan luar biasa pemerintah seiring transformasi signifikan Danareksa dari perusahaan holding lintas sektor menjadi holding yang berfokus pada kawasan industri.
Sebelumnya, Danareksa memiliki portofolio lintas sektor yang mencakup jasa keuangan, konstruksi, kawasan industri, dan sektor lainnya. Kini, perusahaan diarahkan untuk berfokus pada transformasi serta penguatan kawasan-kawasan industri milik negara di Indonesia.
Menurut PEFINDO, perubahan peran tersebut memengaruhi penilaian berdasarkan metodologi dukungan induk, terutama terkait kemungkinan dukungan luar biasa pemerintah, dampak sosial, dan konsekuensi apabila perusahaan mengalami gagal bayar.
Meski demikian, Danareksa dinilai masih memiliki relevansi strategis bagi pemerintah. Peringkat perusahaan juga mencerminkan kemungkinan dukungan pemerintah yang cukup tinggi, ditambah profil kredit mandiri yang ditopang posisi kuat di industri kawasan industri serta fleksibilitas keuangan yang kuat.
Namun, peringkat Danareksa masih dibatasi oleh struktur permodalan dan perlindungan arus kas yang moderat, serta paparan terhadap kondisi makroekonomi yang kurang menguntungkan.
Danareksa merupakan perusahaan holding kawasan industri milik negara yang berfokus pada transformasi dan penguatan kawasan industri di berbagai wilayah Indonesia.
Saat ini, perusahaan mengelola tujuh kawasan industri melalui sejumlah entitas, yakni PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Makassar, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, PT Kawasan Industri Terpadu Batang, dan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung.
Berdasarkan informasi per 30 Juni 2026, Pemerintah Indonesia tetap memegang kendali penuh atas Danareksa melalui satu lembar saham Dwiwarna Seri A, sementara saham Seri B dimiliki oleh PT Danantara Asset Management (Persero).
Ini Faktor yang Bisa Mengubah Peringkat
PEFINDO menyatakan peringkat Danareksa berpeluang naik apabila perusahaan mampu memperkuat posisi pasar melalui perluasan portofolio kawasan industri yang dikelola, disertai perbaikan leverage keuangan secara berkelanjutan.
Sebaliknya, peringkat dapat kembali diturunkan apabila Danareksa gagal mencapai target pendapatan atau profitabilitas, maupun membiayai belanja modal dengan utang yang jauh lebih besar daripada proyeksi tanpa diimbangi prospek bisnis yang lebih kuat.
Tekanan penurunan peringkat juga dapat muncul apabila peran dan kontribusi Danareksa kepada pemerintah dinilai berkurang, atau tidak terdapat indikasi dukungan pemerintah yang kuat ketika perusahaan menghadapi tekanan keuangan.