Tutup Akhir Pekan IHSG Melonjak ke Level 5.439, Seluruh Sektor Pendorongnya
EmitenTrust.com - - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 51,35 poin atau 0,95% ke level 5.439,25 pada perdagangan Jumat (23/10/2026). Seluruh indeks sektoral kompak menguat, dengan sektor barang konsumen siklikal dan perindustrian mencatat kenaikan terbesar.
IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer atau siklikal memimpin penguatan dengan kenaikan 3,13%, disusul IDX Sektor Perindustrian yang naik 3,12%. Sementara itu, IDX Sektor Energi menguat 2,48%.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat volume transaksi mencapai 43,45 miliar saham dengan nilai Rp15,31 triliun. Sebanyak 477 saham menguat, 187 saham melemah, dan 129 saham bergerak stagnan.
Sejumlah saham mencatat kenaikan harga signifikan. ADES melonjak Rp1.150 menjadi Rp33.650 per saham, sedangkan UNTR naik Rp1.000 ke level Rp25.300. PGUN turut menguat Rp475 menjadi Rp8.475 per saham.
Sebaliknya, saham DCII mengalami penurunan terbesar di antara saham yang disebutkan, yakni Rp1.975 menjadi Rp181.000 per saham. ALKA melemah Rp320 ke Rp4.380, sementara MKPI turun Rp275 menjadi Rp19.600 per saham.
Dari sisi frekuensi transaksi, BBCA menjadi saham paling aktif diperdagangkan dengan 68.755 kali transaksi senilai Rp2,52 triliun. Berikutnya, BBRI mencatat 57.546 kali transaksi senilai Rp1,04 triliun, sedangkan BUVA diperdagangkan sebanyak 54.687 kali dengan nilai Rp285 miliar.
Pada indeks LQ45, AKRA memimpin daftar saham dengan kenaikan tertinggi sebesar 5,30%, diikuti UNTR yang naik 4,12% dan DEWA menguat 3,88%.
Di sisi lain, AMRT menjadi salah satu saham dengan pelemahan terdalam di LQ45, yakni 3,24%. BBCA turun 2,90% dan BBTN terkoreksi 2,56%.