CGAS Cetak Lonjakan Laba 80% di Kuartal III-2026

CGAS Cetak Lonjakan Laba 80% di Kuartal III-2026
PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) membukukan laba bersih sebesar Rp17,83 miliar hingga kuartal III-2026, meningkat 80,12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp9,90 miliar.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) membukukan laba bersih sebesar Rp17,83 miliar hingga kuartal III-2026, meningkat 80,12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp9,90 miliar. Kenaikan laba tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan dan lonjakan laba usaha perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026, CGAS mencatatkan pendapatan sebesar Rp585,23 miliar. Angka tersebut meningkat 37,15% dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp426,66 miliar.

Seiring pertumbuhan pendapatan, beban pokok pendapatan meningkat 34,27% menjadi Rp475,68 miliar dari sebelumnya Rp354,27 miliar. Dengan demikian, laba kotor perseroan tumbuh 51,33% menjadi Rp109,54 miliar, dibandingkan Rp72,39 miliar pada sembilan bulan pertama 2025.

Dari sisi operasional, CGAS membukukan laba usaha sebesar Rp30,83 miliar, melonjak 140,28% dibandingkan Rp12,83 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Namun, kinerja perseroan juga dibayangi peningkatan beban lain-lain neto menjadi Rp7,68 miliar, berbalik dari penghasilan lain-lain neto sebesar Rp188,24 juta pada periode yang sama 2025.

Kondisi tersebut membuat laba sebelum pajak penghasilan naik menjadi Rp23,15 miliar, dibandingkan Rp13,02 miliar pada tahun sebelumnya.

Setelah dikurangi beban pajak penghasilan neto sebesar Rp5,32 miliar, CGAS mencatatkan laba bersih Rp17,83 miliar. Adapun laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp17,11 miliar, meningkat 89,17% dibandingkan Rp9,05 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Laba per saham dasar perseroan turut meningkat menjadi Rp9,66 per saham dari sebelumnya Rp5,11 per saham.

Dari sisi neraca, total aset CGAS per 30 September 2026 mencapai Rp473,42 miliar, meningkat 18,52% dibandingkan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp399,45 miliar.

Kenaikan aset terutama terlihat pada uang muka yang meningkat menjadi Rp161,22 miliar dari Rp76,07 miliar pada akhir 2025. Sementara itu, aset tetap neto naik menjadi Rp153 miliar dari sebelumnya Rp133,45 miliar.

Total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp183,89 miliar, meningkat dibandingkan Rp119,93 miliar pada akhir tahun lalu. Peningkatan ini terutama dipengaruhi kenaikan utang bank jangka panjang menjadi Rp60,44 miliar dari Rp7,61 miliar.

Sementara itu, total ekuitas CGAS meningkat menjadi Rp289,54 miliar dari Rp279,51 miliar pada akhir 2025.
Arus Kas Operasi Melonjak
Dari sisi arus kas, CGAS membukukan arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp60,88 miliar hingga September 2026. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan Rp808,07 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi mencapai Rp111,28 miliar, naik dibandingkan Rp62,64 miliar pada sembilan bulan pertama 2025. Pengeluaran investasi tersebut terutama mencakup penambahan uang muka sebesar Rp92,25 miliar dan pembelian aset tetap sebesar Rp25,33 miliar.

Untuk aktivitas pendanaan, perseroan mencatatkan arus kas bersih sebesar Rp37,32 miliar, meningkat dibandingkan Rp13 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski arus kas operasi menguat, kas dan bank CGAS pada akhir September 2026 tercatat sebesar Rp42,04 miliar, turun dari Rp55,13 miliar pada akhir Desember 2025.