EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

EMAS Tancap Gas di Tambang Emas Pani, Rogoh Rp34,9M pada Kuartal III

Oleh Komarudin 13 Oct 2026 10:36 4 menit baca

EmitenTrust.com - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menggelontorkan biaya eksplorasi sebesar Rp34,9 miliar atau setara sekitar US$1,95 juta di Tambang Emas Pani, Gorontalo, Sulawesi, sepanjang kuartal III 2026. Dalam periode tersebut, perseroan menyelesaikan kegiatan pengeboran inti (diamond drilling) sepanjang 9.219,4 meter di sejumlah prospek tambang.

Corporate Secretary EMAS, Adi Adriansyah Sjoekri, dalam keterangan tertulis pada 12 Oktober 2026, menyampaikan bahwa program eksplorasi perseroan berfokus pada pengembangan sumber daya emas di Tambang Emas Pani.

Kegiatan eksplorasi sebagian besar dilaksanakan oleh PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), dengan dukungan PT Merdeka Teknik Servis (MTS) berdasarkan perjanjian kontrak dengan GSM dan PETS.

Selama kuartal III 2026, kegiatan eksplorasi diarahkan ke area dekat lubang tambang (pit), yakni Prospek Kolokoa di selatan pit utama, Prospek Lone Pine di utara pit utama, serta pengeboran dalam (deep drilling) di bawah area pit utama.

Di Prospek Kolokoa, EMAS menyelesaikan pengeboran sepanjang 4.353 meter dari 13 lubang bor, sementara pengeboran pada tiga lubang lainnya masih berlangsung.

Di Prospek Lone Pine, pengeboran yang telah diselesaikan mencapai 2.265,9 meter dari enam lubang bor, dengan satu lubang tambahan masih dalam proses pengerjaan.

Sementara itu, kegiatan deep drilling di bawah pit utama telah menyelesaikan enam lubang bor dengan total kedalaman 2.600,5 meter.

Dengan demikian, total pengeboran yang diselesaikan pada ketiga area tersebut mencapai 9.219,4 meter selama kuartal III 2026.

Selain pengeboran, kegiatan eksplorasi EMAS mencakup pemetaan geologi, pengambilan sampel permukaan, serta pencatatan dan analisis inti bor (core logging). Perseroan menggunakan sejumlah metode analisis untuk mempelajari mineralisasi dan alterasi, termasuk XRF, ASD, LIBS, dan ICP.

EMAS juga memperbarui rencana survei topografi area pit serta model geologi yang mencakup litologi, alterasi, oksidasi, dan struktur batuan.

Pemilihan area eksplorasi didasarkan pada hasil kegiatan regional dan eksplorasi sebelumnya yang menunjukkan potensi mineralisasi. Hasil pekerjaan ini diharapkan membantu perseroan memahami model geologi dan mineralisasi, baik di dalam maupun di luar area pit yang direncanakan.

Sebagai tindak lanjut, EMAS berencana melanjutkan pemetaan geologi rinci, pengambilan sampel melalui parit uji, dan pengeboran eksplorasi di Prospek Kolokoa serta Lone Pine.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan mengembangkan sumber daya emas di Tambang Emas Pani, yang telah memasuki tahap operasi pertambangan sejak kuartal IV 2025.

torkan biaya eksplorasi sebesar Rp34,9 miliar atau setara sekitar US$1,95 juta di Tambang Emas Pani, Gorontalo, Sulawesi, sepanjang kuartal III 2026. Dalam periode tersebut, perseroan menyelesaikan kegiatan pengeboran inti (diamond drilling) sepanjang 9.219,4 meter di sejumlah prospek tambang.

Corporate Secretary EMAS, Adi Adriansyah Sjoekri, dalam keterangan tertulis pada 12 Oktober 2026, menyampaikan bahwa program eksplorasi perseroan berfokus pada pengembangan sumber daya emas di Tambang Emas Pani.

Kegiatan eksplorasi sebagian besar dilaksanakan oleh PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), dengan dukungan PT Merdeka Teknik Servis (MTS) berdasarkan perjanjian kontrak dengan GSM dan PETS.

Selama kuartal III 2026, kegiatan eksplorasi diarahkan ke area dekat lubang tambang (pit), yakni Prospek Kolokoa di selatan pit utama, Prospek Lone Pine di utara pit utama, serta pengeboran dalam (deep drilling) di bawah area pit utama.

Di Prospek Kolokoa, EMAS menyelesaikan pengeboran sepanjang 4.353 meter dari 13 lubang bor, sementara pengeboran pada tiga lubang lainnya masih berlangsung.

Di Prospek Lone Pine, pengeboran yang telah diselesaikan mencapai 2.265,9 meter dari enam lubang bor, dengan satu lubang tambahan masih dalam proses pengerjaan.

Sementara itu, kegiatan deep drilling di bawah pit utama telah menyelesaikan enam lubang bor dengan total kedalaman 2.600,5 meter.

Dengan demikian, total pengeboran yang diselesaikan pada ketiga area tersebut mencapai 9.219,4 meter selama kuartal III 2026.

Selain pengeboran, kegiatan eksplorasi EMAS mencakup pemetaan geologi, pengambilan sampel permukaan, serta pencatatan dan analisis inti bor (core logging). Perseroan menggunakan sejumlah metode analisis untuk mempelajari mineralisasi dan alterasi, termasuk XRF, ASD, LIBS, dan ICP.

EMAS juga memperbarui rencana survei topografi area pit serta model geologi yang mencakup litologi, alterasi, oksidasi, dan struktur batuan.

Pemilihan area eksplorasi didasarkan pada hasil kegiatan regional dan eksplorasi sebelumnya yang menunjukkan potensi mineralisasi. Hasil pekerjaan ini diharapkan membantu perseroan memahami model geologi dan mineralisasi, baik di dalam maupun di luar area pit yang direncanakan.

Sebagai tindak lanjut, EMAS berencana melanjutkan pemetaan geologi rinci, pengambilan sampel melalui parit uji, dan pengeboran eksplorasi di Prospek Kolokoa serta Lone Pine.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan mengembangkan sumber daya emas di Tambang Emas Pani, yang telah memasuki tahap operasi pertambangan sejak kuartal IV 2025.

Topik terkait
EMAS PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) eksplorasi Tambang Emas Pani Gorontalo Sulawesi sepanjang kuartal III 2026