KOTA Ubah Jadwal RUPSLB, Ada Agenda Rights Issue Rp4,95T

KOTA Ubah Jadwal RUPSLB, Ada Agenda Rights Issue Rp4,95T
PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) mengubah jadwal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan sejumlah agenda penting, mulai dari rencana penambahan modal melalui rights issue, penerbitan saham Seri B, hingga persetujuan transaksi material.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) mengubah jadwal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang sebelumnya  akan menggelar RUPSLB pada 6 Oktober 2026 akan menyesuaikan pelaksanaan RUPSLB pada 15 Oktober 2026

Adapun agenda RUPSLB, mulai dari rencana penambahan modal melalui rights issue, penerbitan saham Seri B, hingga persetujuan transaksi material.

Gema Pratama Direktur KOTA menyampaikan, bahwa perubahan jadwal tersebut merujuk pada surat sebelumnya bernomor 338/DMSP/X/2026 tertanggal 5 Oktober 2026.

Salah satu agenda utama RUPSLB adalah meminta persetujuan pemegang saham atas rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) melalui mekanisme penawaran umum terbatas atau rights issue

" Aksi korporasi ini merupakan mekanisme penambahan modal yang memberikan hak kepada pemegang saham untuk membeli saham baru sesuai ketentuan yang ditetapkan, tulis Gema dalam pengumuman RUPSLB pada Jumat (10/11).

Selain itu, KOTA akan meminta persetujuan perubahan anggaran dasar, khususnya Pasal 4 ayat (1) dan (2), yang berkaitan dengan peningkatan modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor perseroan. Agenda tersebut juga mencakup penerbitan saham seri baru, yakni saham Seri B.

Tak hanya membahas penambahan modal, pemegang saham juga akan dimintai persetujuan atas rencana transaksi material sesuai Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2020.

Agenda lainnya mencakup perubahan Pasal 3 anggaran dasar untuk menyesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 serta rencana perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (PUPS).

" Informasi mengenai nilai penambahan modal, jumlah saham baru yang akan diterbitkan, harga pelaksanaan, dan jadwal rights issue belum tercantum dalam dokumen perubahan jadwal yang disampaikan," jelas Gema.

Sebagai informasi  PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) menyiapkan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue menerbitkan maksimal 100 miliar saham baru seri B dengan nilai nominal Rp25 per saham.
 
Jumlah tersebut setara maksimal 90,46% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah pelaksanaan PMHMETD I. Dana yang bakal dihimpun dari aksi ini sebesar Rp4,95 triliun.

Dana tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi PT Art Design Indonesia (ADI) dan PT Mandirinusa Graha Perkasa (MGP).

Dari target dana Rp4,95 triliun, perseroan akan mengalokasikan Rp4,4 triliun untuk akuisisi ADI dan MGP. Sisa dana setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk kebutuhan perseroan.

Perseroan akan membeli 99,99% saham ADI milik PT Michel Energi dengan nilai transaksi Rp1,2 triliun. Perseroan juga akan mengakuisisi 99,99% saham MGP dari pemegang saham yang sama dengan nilai transaksi Rp3,2 triliun.

—