EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

PaninBank (PNBN) Bukukan Laba Laba Rp2,26T, Naik 2,7% di Kuartal III

Oleh Komarudin 28 Oct 2026 21:13 2 menit baca

EmitenTrust.com - PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) atau PaninBank membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp2,26 triliun hingga kuartal III 2026, meningkat tipis 2,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,19 triliun. Pertumbuhan laba ditopang penurunan beban bunga dan perbaikan margin bunga bersih atau net interest margin (NIM).

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi yang belum diaudit per 30 September 2026, laba bersih PaninBank mencapai Rp2,255 triliun, naik dari Rp2,195 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

PaninBank mencatat pendapatan bunga bersih sebesar Rp6,823 triliun, meningkat 4% dibandingkan Rp6,563 triliun pada September 2025. Sementara itu, beban bunga turun 5,8% menjadi Rp4,81 triliun.

Perbaikan tersebut turut mendorong NIM PaninBank naik menjadi 4,39% dari 4,24% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Presiden Direktur PaninBank Herwidayatmo mengatakan perseroan terus berupaya menekan biaya dana melalui perbaikan komposisi dana pihak ketiga (DPK).

“Hingga September 2026, giro tumbuh 1,56% menjadi Rp13,55 triliun, sementara deposito yang berbiaya lebih tinggi turun 5,91%. Dengan demikian, porsi CASA meningkat menjadi 40,9% dari 40,0% pada Desember 2025,” ujar Herwidayatmo dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).

Perseroan berharap pertumbuhan giro dan tabungan dapat berlanjut sehingga biaya dana semakin efisien dan NIM terus membaik.

Untuk mendorong pertumbuhan tabungan dan giro, PaninBank kembali menggelar program berhadiah Panin Super Bonanza yang berlangsung pada 1 September 2026 hingga 31 Agustus 2027. Program tersebut menyediakan tiga unit Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line, enam unit Toyota Innova Zenix 2.0 G CVT, serta uang tunai Rp24,45 miliar bagi total 888 pemenang.

Aset Tumbuh, Kredit Masih Terbatas

Dari sisi neraca, total aset konsolidasi PaninBank mencapai Rp232,66 triliun per 30 September 2026, meningkat 2,7% dibandingkan Rp226,64 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Total kredit yang diberikan tercatat sebesar Rp142,36 triliun, tumbuh 0,4% dibandingkan Rp141,85 triliun pada September 2025. Sementara itu, dana pihak ketiga tercatat Rp149,79 triliun, sedikit turun dibandingkan Rp149,99 triliun pada tahun sebelumnya.

PaninBank menyebut pertumbuhan kredit masih terbatas akibat permintaan kredit yang belum sepenuhnya pulih, sikap wait and see pelaku usaha, serta suku bunga kredit yang relatif masih tinggi.

Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross membaik menjadi 3,04% dari 3,16% pada periode yang sama tahun lalu. Adapun NPL net tercatat sebesar 1,13%, dibandingkan 1,11% pada September 2025.

Permodalan perseroan tetap kuat dengan total modal sebesar Rp54,26 triliun, naik dari Rp54,14 triliun pada September 2025. Rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) tercatat 36,65%, dibandingkan 37,45% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, rasio kredit terhadap dana pihak ketiga atau loan to deposit ratio (LDR) terjaga pada level 90,06% per 30 September 2026.

Topik terkait
PNBN PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) PaninBank laba bersih konsolidasi kuartal III 2026 meningkat tipis 2 7% margin bunga bersih net interest margin (NIM).