TBIG Mulai Tawarkan Obligasi dan Sukuk Rp2,37T, Kupon 7,15-7,8%

TBIG Mulai Tawarkan Obligasi dan Sukuk Rp2,37T, Kupon 7,15-7,8%
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menawarkan obligasi sebesar Rp1,24 triliun dan sukuk ijarah sebesar Rp1,13 triliun dalam penawaran umum berkelanjutan tahap V tahun 2026.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menawarkan obligasi sebesar Rp1,24 triliun dan sukuk ijarah sebesar Rp1,13 triliun dalam penawaran umum berkelanjutan tahap V tahun 2026. 

Obligasi dan sukuk tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan VII dengan target dana Rp20 triliun serta Sukuk Ijarah Berkelanjutan I dengan target sisa imbalan ijarah Rp8 triliun.

Berdasarkan prospektus tambahan ringkas yang diterbitkan pada 9 Oktober 2026, TBIG menerbitkan obligasi dengan jumlah pokok Rp1,2443 triliun dan sukuk ijarah dengan jumlah sisa imbalan ijarah Rp1,1261 triliun.

Obligasi yang ditawarkan terbagi menjadi tiga seri. Seri A memiliki pokok Rp500 miliar dengan tingkat bunga tetap 7,15% per tahun dan tenor 370 hari kalender. Seri B sebesar Rp150,65 miliar menawarkan bunga 7,65% per tahun dengan tenor tiga tahun. Sementara itu, Seri C senilai Rp593,65 miliar menawarkan bunga 7,80% per tahun dengan tenor lima tahun.

Pembayaran bunga obligasi dilakukan setiap tiga bulan. Pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 15 Januari 2027, sedangkan pelunasan masing-masing seri jatuh pada 25 Oktober 2027 untuk Seri A, 15 Oktober 2029 untuk Seri B, dan 15 Oktober 2031 untuk Seri C.

Adapun sukuk ijarah diterbitkan dalam tiga seri dengan total sisa imbalan ijarah Rp1,1261 triliun. Seri A memiliki sisa imbalan ijarah Rp1,00003 triliun dengan cicilan imbalan ijarah setara Rp71,5 juta per tahun untuk setiap Rp1 miliar, serta tenor 370 hari kalender.

Seri B memiliki sisa imbalan ijarah Rp83,06 miliar dengan tingkat imbalan Rp76,5 juta per tahun untuk setiap Rp1 miliar dan tenor tiga tahun. Sementara Seri C memiliki sisa imbalan ijarah Rp43,01 miliar dengan tingkat imbalan Rp78 juta per tahun untuk setiap Rp1 miliar dan tenor lima tahun.

Cicilan imbalan ijarah dibayarkan setiap tiga bulan, dengan pembayaran pertama pada 15 Januari 2027. Pelunasan sisa imbalan ijarah dijadwalkan pada 25 Oktober 2027 untuk Seri A, 15 Oktober 2029 untuk Seri B, dan 15 Oktober 2031 untuk Seri C.

TBIG menyampaikan bahwa obligasi dan sukuk ijarah tersebut tidak dijamin dengan jaminan khusus. Keduanya dijamin dengan seluruh harta kekayaan perseroan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dengan kedudukan pemegang obligasi dan sukuk ijarah yang setara dengan kreditur lainnya, kecuali kreditur yang memiliki jaminan khusus.

Perseroan juga memiliki hak untuk melakukan pembelian kembali atau buyback atas sebagian maupun seluruh obligasi dan/atau sukuk ijarah setelah satu tahun sejak tanggal penjatahan, sesuai ketentuan yang tercantum dalam dokumen penawaran.

Masa penawaran umum obligasi dan sukuk ijarah berlangsung pada 9 dan 12 Oktober 2026. Tanggal penjatahan ditetapkan pada 13 Oktober 2026, pengembalian uang pemesanan pada 14 Oktober 2026, distribusi elektronik pada 15 Oktober 2026, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 Oktober 2026.

Dalam penerbitan ini, PT Indo Premier Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT Maybank Sekuritas Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas, PT BNI Sekuritas, dan PT BCA Sekuritas tercantum sebagai penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi obligasi. 

Sebagian besar pihak tersebut juga menjadi penjamin emisi sukuk ijarah, dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat.