Penjualan SIDO Drop! Laba Ikut Merosot 24,3% di Kuartal III

Penjualan SIDO Drop! Laba Ikut Merosot 24,3% di Kuartal III
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp619,09 miliar hingga kuartal III-2026, merosot 24,34% dibandingkan Rp818,54 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp619,09 miliar hingga kuartal III-2026, merosot 24,34% dibandingkan Rp818,54 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sejalan dengan penurunan laba, penjualan perseroan juga turun 8,46% menjadi Rp2,49 triliun dari Rp2,72 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 30 September 2026, Selasa, 27 Oktober 2026, penurunan penjualan terjadi ketika beban pokok penjualan justru meningkat menjadi Rp1,19 triliun dari Rp1,18 triliun, atau naik sekitar 0,85%.

Kondisi tersebut menekan laba bruto SIDO yang turun 15,58% menjadi Rp1,30 triliun dari Rp1,54 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Tekanan berlanjut pada tingkat operasional. Laba usaha perseroan tercatat sebesar Rp788 miliar, turun 22,75% dibandingkan Rp1,02 triliun pada sembilan bulan pertama 2025.

Sementara itu, laba sebelum beban pajak merosot 23,50% menjadi Rp802,51 miliar dari Rp1,05 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan kinerja tersebut turut tercermin pada laba per saham dasar SIDO yang turun menjadi Rp21,04 dari Rp27,52, atau terkoreksi sekitar 23,55%.

Dari sisi neraca, SIDO mencatatkan total liabilitas sebesar Rp374,22 miliar per 30 September 2026, turun 33,37% dibandingkan Rp561,44 miliar pada akhir Desember 2025.

Adapun total aset perseroan tercatat sebesar Rp3,64 triliun, turun tipis sekitar 1,09% dibandingkan Rp3,68 triliun pada 31 Desember 2025.