IHSG Sesi I Terjun ke Bawah Level 6.000

IHSG Sesi I Terjun ke Bawah Level 6.000
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 117,97 poin atau 1,94% ke level 5.975,78 pada perdagangan sesi pertama, Senin (12/10/2026). Pelemahan ini terjadi setelah IHSG sempat menguat pada awal perdagangan.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 117,97 poin atau 1,94% ke level 5.975,78 pada perdagangan sesi pertama, Senin (12/10/2026). Pelemahan ini terjadi setelah IHSG sempat menguat pada awal perdagangan.

Tekanan melanda seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sektor energi mencatatkan penurunan terdalam sebesar 3,57%, diikuti sektor infrastruktur yang melemah 3,33% dan sektor barang baku yang terkoreksi 2,77%.

Hingga akhir sesi pertama, volume perdagangan saham mencapai 39,18 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp6,47 triliun. Sebanyak 537 saham melemah, sementara 159 saham menguat dan 95 saham stagnan.

Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham masih mencatatkan kenaikan harga. Saham PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) naik Rp625 menjadi Rp7.700 per saham. Saham BIKE menguat Rp530 menjadi Rp2.670 per saham, sedangkan IFSH naik Rp410 menjadi Rp2.430 per saham.

Sebaliknya, saham SINI mengalami penurunan harga terbesar, yakni Rp1.600 menjadi Rp14.200 per saham. Saham MBSS melemah Rp520 menjadi Rp4.080 per saham, sementara ALKA turun Rp475 menjadi Rp6.650 per saham.

Dari sisi aktivitas perdagangan, FORU menjadi saham teraktif dengan frekuensi 31.342 kali dan nilai transaksi Rp130 miliar. Posisi berikutnya ditempati DOOH dengan 28.453 kali transaksi senilai Rp134 miliar, serta GOTO yang diperdagangkan sebanyak 27.853 kali dengan nilai Rp536 miliar.

Di jajaran saham unggulan LQ45, GOTO menjadi salah satu saham dengan pelemahan terdalam. Saham tersebut turun 10,1%, disusul PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang terkoreksi 9,09% dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) yang melemah 7,26%.

Sementara itu, tiga saham yang bertahan di zona hijau dalam daftar saham LQ45 dengan kenaikan terbesar adalah PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), yang menguat 1,69%; PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), naik 1,08%; serta PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), menguat 0,72%.